Wow! George Eastman sang Penemu Film Gulung dan Kodak

George Eastman seseorang penemu yang membuat camera Kodak, lahir pada 12 Juli 1854, di Waterville, New York. Ayahnya, George W. Eastman, mengelola satu perguruan tinggi usaha di Rochester New York, sedang ibunya, Maria Kilbourn adalah ibu rumah-tangga. Ia mempunyai satu adik lelaki serta dua kakak wanita.

Wow! George Eastman sang Penemu Film Gulung dan Kodak

Wow! George Eastman sang Penemu Film Gulung dan Kodak

Ayahnya wafat waktu ia berumur tujuh th., dua th. sesudah keluarganya geser ke Rochester. George bersekolah di sekolah umum Rochester, namun putus sekolah pada umur tiga belas th. untuk bekerja serta menolong ibunya.

Ia mulai bekerja jadi kurir serta office boy di perusahaan asuransi, dan belajar akuntansi dirumah untuk penuhi prasyarat supaya memperoleh upah yang lebih tinggi.

Pada 1877, ia pada akhirnya bekerja jadi pemegang buku di Rochester Savings Bank. George jadi pemegang buku. Ia begitu waspada dengan uang serta cuma memakainya untuk hobynya, photografi.

Waktu berusia 24 th., George merencanakan berkunjung ke Santo Domingo serta mengambil keputusan untuk mendokumentasikan perjalanan itu. Tetapi, perlengkapan photografi itu begitu besar, berat, serta mahal. Dia beli semuanya perlengkapannya, namun tidak sempat lakukan perjalanan itu.

Jadi gantinya, ia mulai mempelajari langkah supaya photografi jadi lebih praktis serta gampang. Sesudah lihat formula untuk emulsi ” dry plate ” di terbitan Inggris, serta didampingi dua photografer amatir lokal, Eastman merumuskan film kertas berbasiskan gelatin serta alat untuk melapisi piring kering.

Ia yaitu orang Amerika awal yang berperan pada perkembangan cara photografi dengan melapisi piring kaca dengan gelatin, zat bergetah, serta bromida perak, bahan kimia.

Pada April 1880 ia mengundurkan diri dari pekerjaannya di bank sesudah meluncurkan perusahaan photografi. Ia lalu mendatangi kantor paten dengan piranti roll-holder yang ia kembangkan dengan penemu camera, William Hall Walker. Piranti itu sangat mungkin camera jadi lebih kecil serta murah.

Eastman juga menyampaikan nama Kodak, karna ia percaya satu product mesti mempunyai jati diri sendiri. Pada 1888, ia meluncurkan camera Kodak awal serta satu tahun lebih lalu ia merubahnya jadi Eastman Kodak.

Perusahaan itu mempunyai slogan ” You press the button, we do the rest, ” yang bermakna camera juga akan dibawa ke perusahaan sesudah 100 eksposur pada gulungan film sudah dipakai, lantas mereka juga akan mencucinya serta kembalikan ke pelanggan.

Pada 1889, Eastman mempekerjakan pakar kimia Henry Reichenbach untuk meningkatkan type film fleksibel yang dapat lebih gampang dimasukkan kedalam camera. Thomas Edison mengadaptasi film itu untuk dipakai dalam camera motion-picture yang setelah itu mendorong keberhasilan perusahaan Eastman.

Ia juga meluncurkan Camera Brownie pada 1900 untuk anak-anak, dengan harga USD1, yang jadi favorite beberapa prajurit.

Bersamaan usianya yang jadi bertambah tua, Eastman alami imobilitas progresif, akibatnya karena keadaan degeneratif yang melibatkan pengerasan sel di sumsum tulang belakang sisi bawah. Ia juga menanggung derita diabetes yang kronis.

Pada 14 Maret 1932, ia mengambil keputusan akhiri hidupnya di umur 77 th., dengan menembak jantungnya sendiri. Ia meninggalkan pesan atas kematiannya yang berbunyi, “Pekerjaan aku telah usai, kenapa menunggu”.

Sumber : www.bangsatruk.com

Tulisan ini dipublikasikan di berita. Tandai permalink.