Unik, Cerita Kue Kering yang Renyah

deretan stoples diisi cookies bermacam warna serta rasa mulai menghiasi beberapa toko kue serta swalayan. Hari raya seakan memanglah identik dengan cookies. Terkecuali memburu ketupat serta beberapa rekannya, kue kering yang disuguhi di ruangan tamu senantiasa jadi incaran. Kaastengel, putri salju, nastar, choco chip cookies, hmmm… semua enak!

Unik, Cerita Kue Kering yang Renyah

Unik, Cerita Kue Kering yang Renyah

Cookies miliki banyak pengagum, dari anak-anak sampai dewasa, tidak perduli pria atau wanita. Di market, cookies miliki banyak type. Semasing miliki kekhasan sendiri, baik dalam tampilan, cita rasa, ataupun sistem pembuatan. Bahkan juga, ada pula cookies yang berniat di buat untuk customer dengan type spesifik, umpamanya cookies untuk diet.

KISAH COOKIES

Konon, cookies telah di buat mulai sejak jaman Romawi kuno. Pada saat itu bangsa Romawi mencari langkah beda untuk nikmati gandum. Akhirnya, gandum dibuat dengan air jadi adonan padat, yang dipanggang sampai kering serta di nikmati dengan madu. Tersebut cikal akan terjadinya cookies.

Di era ke-7 M, gula mulai jadi sisi dari adonan cookies. Konon, bangsa Persia yang menghasilkan cookies awal kali dengan kombinasi gula, tepung gandum, serta air. Waktu Perang Salib, resep basic cookies bersama gula serta rempah-rempah ciri khas Timur Tengah, dibawa oleh bangsa Persia, Arab, serta Timur Tengah yang lain ke lokasi Eropa, terlebih Spanyol.

Disini, bahan basic cookies tak akan cuma gula, tepung gandum, serta air, tapi dimodifikasi dengan bahan beda, yakni telur, mentega, serta bermacam rempah, umpamanya kayu manis serta cokelat. Bahkan juga, tepung terigu serta bahan pengembang (soda kue) mulai dipakai.

Perubahan industri bakery yang cepat di Eropa, tidak urung buat lokasi ini miliki banyak langkah untuk buat cookies lebih moderen. Bila terlebih dulu cookies cuma jadi penganan kecil bangsawan, mulai sejak era ke-14, cookies mulai di nikmati beragam kelompok.

Koekje (bolu kering memiliki ukuran kecil) di Belanda, jadi cookies papan atas saat itu. Karna karakter cookies yang di buat dari adonan bolu ini tahan berbulan-bulan, jadi makanan ringan ini juga jadi favorite beberapa pelaut Eropa ketika mereka melaut mencari ‘dunia baru’, sekitaran era ke-17 serta ke-18.

Cookies yang dibawa pelaut ini cukup memberikan inspirasi negara-negara di belahan dunia yang lain, untuk buat beragam type cookies dengan kekhasan semasing. Termasuk juga salah satunya classic chocolate chip cookies, yang diklaim jadi cookies awal yang di buat tidak dari adonan cake, oleh seseorang baker asal Massachusetts, Amerika, th. 1937. Bersamaan dengan berjalannya saat serta migrasi masyarakat dari satu tempat ke tempat beda, sekarang ini cookies dapat di nikmati oleh juta-an orang didunia.

COOKIES VS BISKUIT

Apa, sich, bedanya cookies dengan biskuit? Dibalik kemiripannya, nyatanya keduanya miliki ciri sendiri. Bila ingin dirunut, Inggris jadi negara awal yang menghasilkan biskuit dengan massal, yakni pada saat Revolusi Industri dimuka era ke-19.

Berlainan dari cookies yang seringkali di buat dengan manual serta rumahan, biskuit seringkali di produksi dengan massal. Cookies juga dapat disebutkan lebih memerlukan kreatifitas tangan dibanding biskuit. Penampilan biskuit yang relatif flat serta seragam membuatnya lebih gampang diterapkan dengan mesin di pabrik dengan besar-besaran.

Walaupun keduanya sama di buat dari kombinasi tepung terigu, gula, telur, serta mentega, adonan biskuit memiliki kandungan gula serta lemak (mentega) yang lebih sedikit dibanding dengan cookies. Maka dari itu, struktur biskuit relatif lebih keras dibanding cookies, apabila dirasa cookies tambah lebih lembut, gurih, serta manis dibanding biskuit.

Tengok sesaat ke market, biskuit umumnya dikemas dalam kaleng atau plastik kedap udara. Misalnya biscotti, biskuit populer asal Italia yang di buat dari potongan bolu yang dikeringkan. Menurut narasi, biscotti berikut sebagai cikal akan timbulnya bermacam biskuit yang lain, seperti biskuit keping marrie, lady fingers, sampai wafer serta crackers.

Sumber : resepibiskutmudah.com

Tulisan ini dipublikasikan di Kuliner. Tandai permalink.